Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan


Pengertian
Meta tag adalah sebuah tag yang menjelaskan deskripsi blog / situs anda. Sekaligus memberikan informasi kepada mesin pencari, mengenai isi dari blog / situs anda. Perlu diketahui saja, memasang meta tag di blog / situs anda merupakan hal paling penting dalam SEO. Dengan meta tag di blog / situs anda, akan mempermudah mesin pencari untuk meng-indeks blog / situs anda. Tentunya, anda harus mendaftarkan dulu blog / situs anda di mesin pencari.
META TAG adalah hal penting yang menjadi keharusan jika anda menginginkan optimalnya traffic dari search engine seperti google, yahoo, atau msn untuk blog anda. Kenapa? Ini dikarenakan dengan dipasangnya meta Tag pada scrip HTML blog anda, maka search engine akan mengenali blog anda baik dari deskripsi blog, Author, maupun kata kunci yang anda buat.

Banyak kasus dan kejadian, blog sahabat yang saya kunjungi (terutama punya THL) belum memasang winget. sehingga sangat disayangkan jika hal ini masih berlanjut.

Lihat cara pemasangan META TAGselengkapnya.

halaman untuk ferivikasi bid
http://www.bidvertiser.com/bidvertiser/images/blank.gif?bdv_ver_code=BDV-325933-BDV

Dari hasil Googling, saya banyak menemukan situs dan blog yang didalamnya memuat tentang artikel THL. Suatu kebanggaan ketika banyak sekali tenaga THL-TBPP Depatan mampu menuangkan kreasi, fikiran, ide, dan pendapat melalui media on-line. Bagi yang mempunyai kemamupan lebih, mereka dapat mengungkapkan ide-idenya secara langsung melalui web, blog, maupun media online lainnya. Dan untuk mereka yang belum mempunyai sendiri (visitor), mereka dapat menuangkannya kedalam kolom komentar dan chatbox.

Sayang, dari beberapa kunjungan yang dilakukan pada Blog yang pemiliknya THL, ada kekecewaan yang mendalam ketika didapati bahwa blog tersebut ternyata hanya sebuah pajangan yang mungkin untuk sementara belum bisa menjadi kebanggaan. Apa Sebab:

  1. Banyak Blog THL yang susunan halamannya kacau balau. baik dari segi penataan side bar, peletakan winget yang acak-acakan, bahkan ada kurang lebih 5 Blog yang semrawut dalam meletakkan foto kegiatan
  2. Rata2 blog yang dikelola THL tidak terverfikasi oleh google
  3. Banyak Blog yang tidak meyertakan META pada HTML templetenya
  4. Banyak Blog yang tidak menyedikan layanan untuk saling tukar informasi
  5. Blog bersifat Lokal (kabupaten) wilayah kerja pembuatnya
  6. dan banyak masalah lainnya (akan dibahas kemudian hari)
Dari hasil jalan2 (kunjungan) ke blog2 yang dikelola THL, hanya web thl-tbpp yang sudah bisa dikatakan mempuni.

Bukan memuji, fakta yang didapat dari blog tersebut antara lain:

  1. Kunjungan blog tertinggi dari blog yang dikelola THL lainnya (78.857 visitor)
  2. Trafick link mencapai 854 (alexa)
  3. Page Range popularity 1.992.350 (google)
  4. PR 2 (pagerangechacker)
  5. penyusunan winget yang interaktif,
  6. dan kelebihan yang lainnya. (takut kang admin jd GR)
Bagai mana dengan nasib blog yang lain?

topik ini akan saya bahas dikemudian hari, setelah ada konfirmasi dari masing2 blog yang dikelola oleh THL (thl-tbpp)

tahukah anda?

  1. blog anda bisa digunakan sebagai ladang uang
  2. blog anda bisa bernilai jutaan (bahkan mencapai M)
  3. blog anda bisa digunakan sebagai sarana bisnis dan ladang informasi seluruh penduduk bumi
  4. blog anda bisa....................................... (tergantung mau anda)


STRATEGI UNTUK MENGHADAPI PEKERJAAN BARU SEBAGAI THL-TBPP
Penerimaan THL-TBPP mulai dari angkatan 2007, 2008 dan angkatan 2009 (terakhir) menggunakan sistem penjaringan semua disiplin ilmu pertanian (Agronomi, Tektan, HPT, THP, Peternakan dll). Artinya Departemen Pertanian (Deptan) sebagai penyelenggara dan penanggungjawab berasumsi, semua peserta yang lulus dalam seleksi memiliki kemampuan sama dan siap pakai ketika THL-TBPP sudah terjuan ke lapangan sebagai seorang Penyuluh.

Dalam tahapan Pendidikan dan Pelatihan (DIKLAT), Deptan fokus pada teknik penyuluhan, dan tidak lagi fokus pada ilmu dan teknik pertanian. Bukan menjadi masalah ketika seorang THL-TBPP berasal dari Agronomi/HPT (S1/2), Bud. Tanaman Pangan/Hortikultura (D3-SLTA) karena masing-masing sudah dibekali dengan disiplin ilmu yang sudah diampu/tempuh. Akan tetapi bagaimana dengan THL yang berasal dari disiplin ilmu Tektan, THP, Perkebunan, Peternakan, dan jurusan lain yang pada waktu diampu sedikit sekali mendapat teori tentang budidaya tanaman pertanian (khususnya pangan).

Dari survey pada beberapa rekan THL 2007/2008 (senior) dan pengalaman pribadi, didapati beberapa masalah yang bisa dijadikan untuk pedoman rekan-rekan THL-TBPP 2009.

Beberapa tips dalam menyusun strategi:


”setiap pintu memiliki anak kunci masing-masing”


Aspek sosial masyarakat memegang peranan penting, karena hal ini berkaitan dengan bisa diterima atau tidaknya petugas baru dalam penyampaian pengetahuan dan teknologi baru.

Ini artinya sebelum melaksanakan tugas, setidaknya THL-TBPP harus diterima oleh masyarakat baik itu pamong desa (Kepala Desa beserta perangkatnya), Gapoktan, Kelompok Tani, dan masyarakat tani pada khususnya.

Hal ini bisa dicapai ketika THL-TBPP bisa mempelajari secara rinci apa-apa yang menjadi kebiasaan, kegemaran, dan keinginan dari masyarakat yang akan menjadi audiens, sehingga akan didapat bagaimana cara supaya diterima oleh masyarakat.


“Jadikan petani sebagai teman”

Pada kenyataannya, penyuluh lapang sering menganggap petani sebagai objek yang harus dibinaan. Sehingga jarang terjadi proses interaksi yang mengarah pada intilah “saling memberi dan menerima”.

Proses saling memberi dan menerima bisa terjadi jika petani merasa menjadi teman/mitra bagi petugas lapang, sehingga terjadi huubungan yang harmonis antara petani dengan penyuluhnya.


“Perubahan”

Perubahan yang dimaksud bukan berarti perubahan total/menyeluruh. Akan tetapi lebih mengarah kepada perubahan menuju ke arah yang lebih baik.

Pada umumnya, masyarakat tani menaruh harapan besar kepada kepada petugas baru (THL-TBPP) dan menganggap bahwa petugas tersebut bisa memberi perubahan dan perbaikan.

Akan tetapi, petugas baru harus bisa menyikapi secara bijak terhadap reaksi positif – negatif atas pembinaan yang telah lampau (penyuluh lama). Akan terjadi perbandingan atas apa yang sudah dilakukan oleh penyuluh lama dan apa apa yang sedang dilakukan oleh petugas pengganti (THL-TBPP)


“Mulai dari hal terkecil dan sekarang”

Seringkali karena permintaan atau keinginan, penyuluh lapang selalu fokus atau bahkan terobsesi pada hal-hal yang besar dan melupakan hal-hal yang kecil tapi peting. Hal ini wajar terjadi, karena faktor keinginan untuk berprestasi dari seorang petugas baru. Yang perlu diingat, sesuatu yang besar tidak akan terwujud jika tidak dimulai dari hal-hal yang kecil.


“Kuasai alam bawah sadar manusia, maka ia milik anda”

Salahsatu masalah yang dihadapi oleh petugas baru adalah masalah penyampaian dan penerimaan atas materi yang disampaikan. Ini wajar, karena sebagian besar masyarakat pedesaan sering menganggap petugas baru adalah orang asing yang kemampuannya belum teruji.

Ketika THL-TBPP bisa menunjukkan bahwa apa yang disampaikan itu penting dan bisa memberi manfaat, maka secara alami audiens akan yakin dan percaya atau bahkan mengikuti anjuran akan penyampaian yang sudah diberikan.


“ Memberi contoh lebih efektif dari mengajak “

Pada setiap penyampaian suatu teknologi baru, sering didapati ketidak pahaman dari petani, atau bahkan penolakan atas teknologi tersebut. Hal ini disebabkan karena petani berpegangan kepada kebiasaan dan pengalaman (empiris) yang di dapat secara turun temurun, dan dalam kurun waktu yang lama.

Memberi contoh bukan hanya secara langsung (frontal), akan tetapi bisa menggunakan perbandingan dengan objek yang sudah melakukan dan berhasil. Dan hasil uji coba sendiri


”Berusaha berbuat baik, hasil akhir adalah dampak”

Secara manusiawi, semua orang berharap akan bisa melakukan sesuatu yang besar dan baik di mata orang lain. Akan tertapi, sering kali orang melupakan perencanaan dan proses bagai mana sesuatu perbuatan akan menghasilkan pengakuan dari orang lain bahwa yang sudah dilakukan memberi manfaat kepada orang lain


Akhirnya penulis teringat pesan yang sudah disampaikan oleh SBY ketika membuka acara jambore dan festifal karya penyuluh 2 (cibodas, bogor).

"berkerja dulu yang baik, tunjukan prestasi, jika memang bagus.....................................kenapa tidak?"

Label

CHAT BOX

ShoutMix chat widget
Add to Technorati Favorites